Tips dan Cara Mengemudi Mobil Manual

Tips dan Cara Mengemudi Mobil Manual

  1. Posisikan Mobil dalam Keadaan Datar. Masuklah ke dalam mobil yang berada di posisi datar, kemudian gunakan lah sabuk pengaman agar lebih aman dalam perjalanan. Sabuk pengaman juga memiliki fungsi untuk anda yaitu dengan menggukan sabuk pengaman dan membuka kaca samping untuk mendengarkan suara mesin mobil anda dengan jelas dan anda bisa memperkirakan kapan anda akan memulai memasukkan giAtur Posisi Tempat Duduk
  2. Jika anda ingin memulai untuk mengendarai mobil maka ambillah posisi duduk yang bisa membuat anda nyaman dalam perjalanan. Karena tempat duduk juga sangat mempengaruhi kaki anda dalam injakan rem, gas, dan kopling. Dalam mengaplikasikan pedal yang berada di kaki kanan, kaki kiri dan tengah, anda harus benar – benar bisa menginjak sepenuhnya agar perjalanan anda bisa selamat.
  3. Mengenali Semua Pedal . Mengetahui cara dan fungsi pedal yang ada di dalam mobil, pedal yang berada disebelah kiri atau kaki kiri adalah pedal untuk kopling, pedal yang berada di tengah adalah pedal yang berfungsi untuk rem, dan pedal yang berada di kanan adalah pedal untuk rem. Jika anda sudah mengenali fungsi – fungsi semua pedal maka anda bisa langsung menggunakan mobil bermesin manual.
  4. Menguasai Kopling Kopling adalah salah satu alat yang berfungsi untuk memutuskan putaran mesin dan putaran roda yang masih berhubungan, selain itu juga berfungsi untuk mengubah gigi atau menambah dan mengurangi gigi yang akan anda gunakan tanpa merusak roda gigi yang berada di masing – masing gigi transmisi. Perlu di ingat kembali jika anda ingin mengurangi atau menambah gigi maka anda tidak boleh lupa untuk menginjak pedal kopling. Jadi hal pokok yang ada pada mobil yaitu perputaran mesin mobil, kopling, transmisi, dan roda mobil. Ketika mesin sudah menyala maka mesin mengalami putaran sebanyak 1500 per menit nya, jumlah putaran tergantung jenis mobil masing – masing.
  5. Harus anda ketahui bahwa mesin mobil sudah mengalami putaran walaupun mobil belum berjalan. Karena putaran yang terjadi pada mesin belum bisa terhubung ke roda sehingga roda tidak akan bisa bergerak. Sehingga yang menghubungkan dari roda ke putaran mesin yaitu dari rangkaian kopling mobil tersebut. Mesin yang berputas, kopling dan roda akan berhubung jika perseneling berada pada posisi 1,2,3,4,5, dan R dan dengan posisi kopling tidak ada tekanan. apabila perseneling berada pada posisi yang Normal (N) maka putaran mesin, kopling dan roda tidak akan terhubung.
  6. Mengoperasikan Pedal. Dalam pengoperasian pedal, anda memerlukan konsentrasi untumengingat bagaimana jarak ayunan pedal dan jarak pedal rem dan pedal gas. Untuk mengemudi mobil manual maka anda harus bisa membiasakan untuk meleppas pedal kopling secara pelan – pelan dan secara teratur.
  7. Tuas Transmisi di Posisi Netral (N) . Tuas untuk menambah atau mengurangi gigi. Sebelum mobil di hidupkan maka pastikan bahwa tuas masih dalam posisi netral (N). Untuk menambah gigi pastikan pedal kopling sudah terinjak penuh. Berhati – hatilah jika anda ingin memindah tuas transmisi.
  8. Menghidupkan Mesin. Hidupkan mesin mobil dengan cara di stater pada kunci kontak dan dengan menginjak pedal kopling secara penuh. Apabila mesin sudah menyala barulah anda melepas pedal kopling dan tuas transmisi masih berada di posisi netral (N).
  9. Menginjak Kopling dengan Penuh. Injak kopling dengan penuh dan tahan lah, ini adalah salah satu hal baik yang harus anda ingat untuk memperhatikan bagaimana jarak antara ayunan pedal kopling dan pedal rem atau pedal gas. Dan diharuskan melepas pedal kopling dengan hati – hati dan secara teratursampai anda mendengar suara mesin sudah mulai turun lakukan menginjak pedal kopling berkali – kali agar anda bisa mengenali suara mesin mobil.
  10. Menjalankan Mobil. Jika anda ingin menjalankan mobil maka pelan – pelan angkat kaki anda yang berada di posisi kopling hingga putaran mesin menurun lalu injak pedal gas dengan perlahan. Anda harus bisa menyeimbang kan gas dan kopling dengan pelan pelan. Cara nya anda harus mencoba berulang kali agar tekanan saat menginjak gas dan melepas kopling bisa dikominasikan.Selain itu anda juga bisa mencoba untuk menemukan hasil kombinasian gas dan kopling secara maksimal. Dalam hal ini anda juga harus waspada dan konsentarsi pada rem tangan jika anda harus berhenti dalam keadaan darurat. Apabila pedal kopling anda lepas terlalu cepat maka mesin mobil anda akan mati. Anda harus memperhatikan suara mesin apakah mesin mobil terdengar seperti ingin mati atau tidak maka lalukan penahanan pada pedal kopling lebih dalam. Perputaran mesin mobil yang berlebihan ketika kopling di injak maka bisa menyebabkan kopling cepat aus dan kopling juga bisa mengeluarkan asap – asap.

Sumber wikijow

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s