Yamaha Byson vs Honda Mega Pro vs Suzuki Thunder, Pertarungan Kehebatan Motor Sport

Yamaha Byson, Honda Mega Pro dan Suzuki Thunder akan bertarung di segmen sport menengah dengan beberapa rival lainnya. Meski komposisi penjualan motor sport terkecil di pasar motor nasional, tetapi pertumbuhannya tetap positif. Total penjualan wholesales motor sport di Indonesia mencapai 320.650 unit atau 8,6 persen dari total pasar. Yamaha V-ixion dan Scorpio Z masih memimpin dengan pangsa pasar 43,9 persen (140.899 unit) dengan model unggulan

Yamaha Bison

Yamaha Byson dibekali mesin 153 cc 4 tak SOHC air cooled yang mampu menghasilkan tenaga hingga 10,1 PS pada 7.500 rpm dengan torsi 10,5 Nm di 5.500 rpm. Sepeda motor jenis sport ini mempunyai dimensi 2.075 mm x 780 mm x 1.045 mm. Sistem suspensinya dibekali model Teleskopik 0,41 mm di depan dan Monocross di belakang yang mengapit ban tubeless ukuran 100/80-17M dan 120/70-17M.

Byson tampil dengan kelir baru emas dan hitam solid. Keduanya melengkapi tiga pilihan sebelumnya berkelir merah, biru, dan putih. Warna hitam solid menggantikan abu-abu.
Emas merupakan salah satu warna tren dunia saat ini dan dihadirkan Yamaha di segmen motor sport. Warna hitam solid diciptakan untuk memenuhi permintaan konsumen yang menginginkan Byson tampil lebih gagah dan jantan. Yamaha mengaku pilihan Emas diperoleh dari sosok R1 1000 cc special edition yang dipasarkan di Amerika Serikat tahun ini. Sedangkan untuk desain stripping, terinspirasi dari baja solid pesawat tempur yang meruncing. Byson kini juga sudah AHO (automatic headlight on) dan kedua warna baru mulai dipasarkan Februari 2012. Bandrolnya Rp 20,14 juta per unit (OTR Jakarta).
Untuk spesifikasi mesin masih sama 153cc, 4-tak, berpendingin udara, tenaganya 10,1 PS pada 7.500 rpm dan torsi puncak 10,5 Nm di 5.500 rpm.

Mesin

Tipe Mesin : 4 Langkah, 2 Valve SOHC, Berpendingin Udara
Jumlah / Posisi Silinder : Cylinder Tunggal / Tegak
Volume Silinder : 153 cc
Diameter x Langkah : 58,0 x 57,9 mm
Perbandingan Kompresi : 9,5 : 1
Daya Maksimum : 10,1 kW / 7500 rpm
Torsi Maksimum : 13,6 Nm / 6000 rpm
Sistem Starter : Electric Starter dan Kick Starter
Sistem Pelumasan : Basah
Kapasitas Oli Mesin : Total : 1,2 Liter / Penggantian Berkala : 1 Liter
Sistim Bahan Bakar : Karburator BS26 x 1
Tipe Kopling : Basah, Kopling Manual, Multiplat
Tipe Transmisi : Return, 5 Kecepatan
Pola Pengoperasian Transmisi : 1 – N – 2 – 3 – 4 – 5

Chasis

Tipe Rangka : Diamond
Suspensi Depan : Teleskopik
Suspensi Belakang : Lengan Ayun, Suspensi Adjustable Monocross
Ban Depan : 100/80-17M/C 52P
Ban Belakang : 120/70-17M/C 58P
Rem Depan : Cakram
Rem Belakang : Tromol

Dimensi

P x L x T : 2.075 mm x 780 mm x 1.045 mm
Jarak Sumbu Roda : 1.334 mm
Jarak Terendah Ke Tanah : 160 mm
Tinggi Tempat Duduk : 790 mm
Berat Isi : 137 kg
Kapasitas Tangki Bensin : 12 Liter

Kelebihan dan kekurangan Byson:

  • Desain yang eksentrik ala Street Fighter. Tampilan kekar, lampu depan mirip paruh unggas, kontur body tajam-tajam, buritan cenderung menungging,
  • Speedometer dengan tampilan digital (kecuali penunjuk RPM).
  • Shockbreaker depan dengan diameter 41 mm (umumnya sepeda motor tipe sport lain masih menggunakan diameter +- 30 mm). Terlihat kekar, meskipun secara fungsional belum tentu lebih baik (karena berat).
  • Tangki berkuping dengan dilengkapi sudu-sudu pengarah udara. Membuat penampilan lebih gagah dan membantu mengumpulkan udara untuk meningkatkan pendinginan mesin ketika sedang melaju.
  • Disc brake depan terbilang lebar untuk standar kendaraan (267 mm). Meningkatkan kepakeman pengereman serta turut mendongkrak penampilan.
  • Seluruh ban sudah menggunakan ban tipe tubeless serta ukuran terbilang besar dibanding rata-rata kendaraan sekelasnya. Ban tubeless lebih tidak fatal ketika tertembus materi (semisal paku) karena tidak langsung bocor tapi bertahap, sehingga lebih mudah mencari penambalan ban. Ban yang besar mendukung tampilannya yang ala Street Fighter.
  • Shockbreaker belakang sudah Monoshock. Lebih stabil, mendongkrak penampilan pula.
  • Pengkatupan mesin masih SOHC, tapi rocker arm-nya sudah dilengkapi roller sehingga mengurangi gesekkan (gesekkan kurang : efisiensi & peforma lebih baik).
  • Calter sama persis dengan V-Ixion. Ada isu dari media-media otomotif, bahwa Byson sangat memungkinkan menggunakan blok V-Ixion, serta tidak menutupi nanti dibuat Injeksi pula (dimodifikasi).
  • Byson punya daya maksimal dan torsi maksimal yang besar : 13,73 daya kuda pada 7500 RPM & 13,6 Newton.meter pada 6000 RPM
  • Rasio kompresi masih menengah (9,5:1) masih aman sebenarnya pakai Premium, tapi lebih baik pakai Pertamax atau produk bahan bakar sekelas (semisal Shell Super, dll).

Point Kekurangan :

  • Terlalu berat untuk kendaraan berkapasitas 150 cc (137 Kg). Bandingkan dengan seniornya dahulu, Scorpio Z (lama) 225 cc tapi cuma 120an Kg. Jelas hal ini mengurangi kemampuan / peformanya nanti ketika melaju.
  • Rem belakang tipe tromol. Tentunya lebih pakem tipe disc brake, tapi rem belakang tromol punya kelebihan lebih bersih dan terhindar dari kotor, karena kaki-kaki belakang lebih rentang terkenda kotoran. Namun bila munggunakan discbrake walaupun cepat kotor, namun pengereman lebih pakem serta mendongkrak tampilan.
  • Dilihat dari segi harga, bila dibandingkan dengan rival-rivalnya dari brand India, jelas lebih mahal. (contoh : Apache RTR 160 , Bajaj Pulsar 180, dll).

Honda Megapro

Honda MegaPro dengan mesin XRP (X-tra Responsive Performance Engine) berkapasitas 150cc4-Tak, SOHC dan transmisi 5-percepatan Fitur ylainnya adalah  cakram di roda belakang, panel instrumen atau meter kombinasi digital,  pengaman kontak dan “casting wheel” 17” dilengkapi bersama ban tubeless. Honda membandrol sepeda motor  ini Rp 18,4 juta (pelek jari-jari) dengan pilihan warna brave black, dan renegade red. Sedangkan varian pelek palang Rp 19,6 juta (on the road) dengan pilihan kelir active white, brave black, renegade red dan brace blue. Sejak Januari sampai  April 2012, Honda telah berhasil menjual  42.073 unit MegPro atau rata-rata 10.000 unit per bulan.

Saat pengujian konsumsi bahan bakar oleh pabrikan, terdapat beberapa perbedaan. Saat dites melalui jalanan menanjak, di fitur baru tersebut tercatat angka 34 km per liter. Adapun saat diuji coba di jalan lurus, angkanya mencapai 57 km per liter. Konsumsi rata-rata adalah 50,72 km per liter.

Respon mesin baru New Mega Pro jauh lebih baik ketimbang model lawas. Apalagi bermain di putaran bawah, lebih responsif. Honda membekali sepeda motor ini dengan mesin baru berkapasitas 149,2 cc, 4-langkah, SOHC berpendingin udara yang diklaim mampu menyemburkan tenaga 13,7 PS pada putaran 8.500 rpm dan torsi maksimum 1,31 kgf.m pada putaran 6.500 rpm. Selain itu, sistem suspensi terbaru motor sport yang mendengungkan konsep “The Real Street Fighter” ini juga makin mantap. Jalanan bergelombang dan berlubang sepanjang Jalur Pantai Utara berhasil dilalap New Mega Pro tanpa masalah berarti.

Suzuki Thunder facelift

PT Suzuki Indomobil Sales 2-Wheel memperkenalkan model sport Suzuki Thunder facelift yang masih dengan harga lama (Rp 15,54 juta). Perubahan tampilan tampak pada tangki bensin yang lebih besar, lampu sein dan rem belakang, knalpot, velg, serta kaca spion. Mesin pun kini dilengkapi engine balancer dan rocker arm berpegas yang diklaim membuat tarikan Thunder jadi lebih enteng, walau masih mengusung mesin lawas

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s