Mesin Mobil Mati Mendadak, Penyebab dan Penanganannya

Mesin Mobil Mati Mendadak, Penyebab dan Penanganannya

  • Gangguan pada sistem pengapian mobil. Gangguan pada sistem pengapian ini biasanya ditandai dengan tidak adanya percikan api pada busi, penyebabnya macam-macam misalnya busi sudah soak (minta diganti), kabel busi putus sampai kerusakan coil. Ditandai busi terbakar, sudah lama tidak diganti, busi kotor, delco terkena air, kabel bermasalah, sampai coil yang bermasalah. Gangguan pada sistem pengapian ini biasanya diawali dengan mobil mbrebet atau sering mati ketika bekerja keras misalnya ditanjakan. Penanganan: Dengan membersihkan busi mobil, misalnya jika ada kerak atau oli. Jika membawa busi cadangan bisa digunakan (pastikan busi dalam keadaan baik).
  • Jika busi sudah dipastikan baik akan tetapi tidak ada bunga api yang keluar bisa berlanjut ke kabel-kabel busi (biasanya ada sambungan yang terlepas atau putus) coba kencangkan sambungan-sambungan
  • Jika kabel sudah dipastikan dalam keadaan baik dan tetap sistem pengapian tidak menyala maka periksa koil, caranya dengan menempelkan kabel coil ke body mobil kemudian starter, jika masih ada percikan api maka kondisi coil masih bagus, jika tidak ada percikan api (dengan catatan aki masih bagus) maka kemungkinan besar koil sudah rusak (ganti coil).

Tanda-tanda yang bisa dirasakan jika coil akan rusak/ mulai rusak adalah:

  1. mobil susah hidup
  2. Tidak bisa bekerja keras, jika mesin panas sedikit mesin tiba-tiba mati (tertama saat melewati tanjakan yang agak panjang).
  3. Jika kondisi koil yang setengah rusak dibiarkan maka sewaktu-waktu mobil bisa macet dan tidak bisa hidup lagi. Sebaiknya selalu service rutin mobil dan perbaiki jika ada kerusakan kecil seperti sering mbrebet agar tidak kerepotan pada situasi yang tak terduga
  • Gangguan pada sistem kelistrikan mobil. Sistem kelistrikan mobil yang terganggu akan menyebabkan tersendatnya arus/ hilangnya arus listrik yang menuju koil untuk membuat bunga api, otomatis jika sistem kelistrikan mobil mati maka sistem pengapian juga mati (tidak ada pembakaran dalam mesin) mobil tidak bisa berjalan.
    Sistem kelistrikan pada mobil dimulai dari Accu (aki), kabel, alternator, sampai koil. Sebenarnya lampu-lampi, wiper, sistem audio, dll juga terhubung dengan sistem kelistrikan mobil, tapi kali ini yang dipentingkan adalah yang berhubungan dengan sistem pengapian mobil.
  • Sistem kelistrikan mobil erat kaitannya dengan kondisi aki, kondisi aki juga dipengaruhi dengan ornamen/ornamen atau komponen-komponen mobil yang membutuhkan listrik seperti lampu, sistem audio dll. Nah misalnya untuk mengetahui hubungan antara sistem kelistrikan mobil dengan lampu dan lain-lain bisa dibaca disini (tentang cek kelistrikan) dan disini (tentang perawatan kelistrikan). Pastikan tegangan aki berada di kisaran 12-13 volt sehingga kualitas listrik yang disalurkan ke koil juga bagus dan listrik ke komponen mobil lainnya juga bagus seperti sistem audio dan lampu-lampu. 
  • Gangguan sistem pasokan bahan bakar. Tersumbatnya saluran bahan bakar juga bisa menjadi penyebab mobil mati mendadak. Jika bensin/ solar tersendat/ terhambat di slang (saluran bahan bakar) maka bensin tidak mengalir ke karburator dan tidak mengalir ke ruang bakar maka tiadak ada bahan bakar yang diproses. Pastikan saluran bahan bakar tidak ada masalah, yang sering terjadi adalah bensin di tangki BBM sudah habis padahal indikator bensin masih banyak. 
  • Beberapa penyebab bensin tidak mengalir:
  1. tersumbatnya slang (saluran bbm)
  2. tersumbatnya lubang udara pada penutup tangki BBM
  3. fiter BBM kotor
  4. karburator kotor/ tersumbat
  5. Pompa BBM rusak
  • Akibat Mobil Kepanasan (Overheat). Mesin mobil kepanasan (overheat) juga bisa menyebabkan mobil tiba-tiba mati, nah pada kasus-kasus normal overheat jarang terjadi kecuali mobil dipaksa bekerja keras 1-2 hari non stop pasti overheat, selalu cek temperatur agar tidak lebih dari 3/4 karena jika sampai mesin mati mendadak beresiko merusak komponen-komponen dalam mesin. Akan tetapi yang dimaksud overheat disini adalah mobil cepat panas meskipun dipakai dalam keadaan normal (1-2 jam) menanjak tiba-tiba mesin mobil mati. 
  • Untuk mesin modern yang sudah dilengkapi komputer, bila beroperasi melebihi batas suhu kerja, maka komputer otomatis akan melindungi dengan cara menonaktifkan mesin secara bertahap. Misalnya, komputer akan menghentikan kerja kompresor AC, berlanjut ke mode aman (safe mode), hingga saatnya mesin dihentikan secara total.  Namun, mesin era 1990-an belum dilengkapi komputer. Gejala overheat bisa dideteksi dengan munculnya gejala knocking saat berakselerasi. Pencegahan: Periksa cooling system dan jumlah oli mesin secara berkala. Perhatikan indikator suhu mesin saat timbul knocking, dan segera tepikan mobil. 

Penyebab mesin mibil mudah panas

    1. Kipas radiator pendingin mesin rusak, rusaknya kipas radiator ini akan membuat mesin cepat sekali panas karena pendingin tidak berfungsi (cek putaran kipas, berputar atau tidak)
    2. Air radiator habis, juga sering terjadi dimana pemilik mobil lupa mengecek air radiator dan tidak menjaganya. Air radiator habis/ tinggal sedikit menyebabkan fungsi pendinginan mesin tidak berfungsi
      • Kebocoran oli. Berkurangnya jumlah oli mesin secara drastis akan menyebabkan friksi pada komponen yang bergerak. Dampaknya,suhu mesin tinggi (overheat) dan keausan luar biasa. Penyebabnya adalah kerusakan pada baut penutup lubang pembuangan oli akibat terkena hantaman benda keras, atau kondisi sil-sil di mesin kurang bagus. Perlu juga cermati indikator oli di dasbor yang akan menyala bila kekurangan pelumas.  Langkah preventif: Periksa oli secara berkala. Jangan menganggap remeh  indikator oli yang menyala. Itu menandakan bahwa pompa oli kehilangan tekanan. 
      • “Water hammer”. Air tersedot ke ruang bakar akibat menerjang genangan air yang tinggi. Air yang jauh lebih padat dari udara, sampai memenuhi ruang bakar, tentu tidak dapat tekanan saat mesin bekerja pada langkah kompresi. Dalam kondisi katup tertutup, tekanan air akan menghancurkan komponen terlemah di ruang bakar, yakni piston. Langkah preventif Ketahui ketinggian saluran masuk udara di mesin. Jangan sekali-sekali menstarter ketika mesin mati di tengah banjir. Buka busi, lalu start mesin untuk mengeluarkan air di ruang bakar. 
      • “Timing belt”. Fungsinya sebagai penyelaras putaran kruk as dan katup sehingga keduanya tidak berbenturan. Namun, fatal akibatnya bila belt yang menghubungkan kedua mekanisme ini putus secara tiba-tiba. Kerusakan tak terelakkan lantaran piston akan menumbuk katup yang berada dalam posisi membuka.  Bila hal tersebut terjadi dalam putaran mesin tinggi, maka blok mesin bisa pecah. Kondisi ini bisa diminimalkan bila Anda tahu kerusakan yang terjadi. Mesin dengan perbandingan kompresi rendah atau yang dilengkapi turbocharger atau supercharger cenderung memiliki peluang lebih kecil terhadap kerusakan.  Langkah preventif: Ganti timing belt secara berkala sesuai rekomendasi. Percepat penggantian timing belt bila frekuensi mobil melewati jalan macet tinggi
      Iklan

      Tinggalkan Balasan

      Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

      Logo WordPress.com

      You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

      Foto Google+

      You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

      Gambar Twitter

      You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

      Foto Facebook

      You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

      w

      Connecting to %s