8 Kerusakan Ban Mobil dan Penyebabnya

wp-1507756099610..jpg8 Kerusakan Ban Mobil dan Penyebabnya

  1. Kerusakan yang disebabkan oleh kesalahan ketika pemasangan atau pelepasan ban dari pelek. Biasanya kawat bead patah, dan ini juga bisa disebabkan karena tekanan angn yang berlebih.
  2. Casing break up (Shock CBU), merupakan kerusakan yang disebabkan karena ban terbentur dengan kondisi jalan rusak atau berlubang. Bisa juga karena mengemudikan kendaraan dengan kasar. Kondisi tersebut dapat membuat benang yang ada di sisi samping ban (sidewall) putus. Kerusakan ditandai dengan dinding ban benjol.
  3. Kerusakan pada sidewall. Biasanya disebabkan oleh goresan benda tajam atau benda yang cukup keras, sehingga merobek ban.
  4. Aus pada tepi atau tengah tapak. Jenis keausan pada dua bagian ini menandakan tekanan ban tidak sesuai rekomendasi pabrikan. Bila pemakaian ban sering menggunakan tekanan rendah, bagian tepi (sisi luar tapak) akan aus lebih dulu. Jika tekanan ban terlalu tinggi maka yang aus pada bagian tengah tapak.

    Kondisi aus pada sebelah bagian ban.(autocraze.com.au)

     

  5. Aus pada ban sebelah dalam atau luar  Penyebab keausan jenis ini bisa dipengaruhi gaya berkendara, misalnya belok dengan kecepatan berlebihan. Selain itu deformasi atau kelonggaran berlebihan pada suspensi juga mengakibatkan keausan ban tidak normal. Kemungkinan lain yang menyebabkan sebelah ban lebih cepat aus ketimbang lainnya karena kesalahan sudut camber. Pada camber negatif keausan ban sebelah dalam akan lebih cepat, begitu juga dengan sebaliknya.

    Kondisi ban aus berbulu(popularmechanics.com)

     

  6. Aus “berbulu” Ban yang aus lantas “berbulu” pada bagian tapak disebabkan kondisi toe in tidak tepat. Toe in terlalu besar menyebabkan roda selip keluar dan menggesek bidang tapak bagian dalam ke permukaan jalan. Keausan yang terjadi membentuk susunan seperti bulu. Cara mengetahuinya jika mengusap tangan pada tapak dari bagian dalam ke luar.

    Kerusakan ban dengan ciri motif tapak terangkat.(popularmechanics.com)

     

  7. Aus toe dan heel (motif tapak terangkat) Biasanya keausan seperti ini terjadi pada ban yang bukan penggerak. Keausan seperti ini terjadi karena pengereman dilakukan berulang-ulang secara cepat pada jarak pendek terutama pada permukaan yang rusak. Penyebab lainnya, bushing suspensi, ball joints, dan bearing roda tidak dalam kondisi prima.

    Jenis kerusakan pada ban, salah satunya spot aus pada tapak yang beraturan.(postimg.org)

     

  8. Aus Spot (lekukan)  Aus yang bentuknya seperti lekukan seperti mangkok pada pinggir ban terjadi sebab tapak roda mengalami selip pada interval yang teratur. Kondisi itu bisa terjadi jika bearing roda, ball joint, tie rod end, dan bagian lain-lain rusak, yang akhirnya membuat ban oleng pada titik tertentu.
    Kondisi toe in dan toe out pada ban.(uktyres.co.uk)

sumber: kompas.com uktyres.co.uk dan berbagai usmber lainnya

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s